I'm Back
Posted by origeld at 06:20 AM on November 11, 2005.
Udah lama buuuanget gak ngisi blog ini..
Tadi sempet baca2 postingan2 lama di blog ini dan ketawa2 sendiri. Bener juga,yach.. manusia itu berproses..
Hari ini gak bermaksud nulis apa2 siy..cuman say hello aja..
kapan2 aja ngisinya,yach? :p
Tertinggal
Posted by origeld at 08:44 AM on September 1, 2004.
Untuk kesekian ribu kalinya aku melihat fakta yang menyakitkan ini lagi..
Betapa jauh aku tertinggal.
Sementara yang lain sudah jauh berlari,sedangkan aku masih tertatih-tatih disini.Meraba-raba dalam kegelapan.
Aku bukannya tak berusaha,tapi ntah kenapa berkali2 ketika aku mencoba menambah kecepatan,tetap saja jalanku lambat,atau kalo tidak aku justru tergelincir mundur jauh ke belakang.
Aku sangat berharap dan sangat ingin hal bodoh seperti itu tidak terjadi lagi.Tapi aku belum tahu apa sebabnya,hingga segala usaha yg kulakukan untuk menanganinya belum juga menampakkan hasil seperti yang diharapkan.Atau memang belum?
Tuhan,hanya Engkau yang Maha Tahu semua ini.Maka mudahkan aku menghadapinya.Amin.
Fase
Posted by origeld at 07:26 AM on August 30, 2004.
Akhir2 ini hidupku menjumpai peristiwa2 kilat.Udah biasa sih kayak gini.Cuman kali ini,ada banyak hal yg bakal banyak nentuin kehidupanku selanjutnya.
Merubah arah sih enggak,tapi merubah alam yg bakal aku tempuh.
Aku tahu betul,ini semua belum utuh,jadi masih banyak yg perlu aku beresin untuk beralih ke fase itu.Ke kehidupan yang aku cita2kan sebelumnya.I hope so.. :)
For him,aku gak mau noleh ke belakang2 lagi.Yg aku hadapi sekarang adalah seseorang yang lain.Bagian dari kehidupanku sekarang.Jadi,persepsiku tentang dia juga mesti diubah.Ada banyak cara untuk mencintai seseorang,kan?
Intinya,orientasiku sekarang adalah apa yg ada dalam diriku.Bisa jadi,aku harus mulai dari awal untuk memahami diriku sendiri.Tapi perkiraanku sih tidak begitu,dari catatan yg sudah aku rekam dalam otakku.
Nampaknya satu kata itu selalu menjadi akar dari setiap masalahku,yach? membuatku ingin menjadikannya sebagai tema dalam fase ini.
Bicara soal visualisasi.Aku tertarik dengan satu kata yg muncul hari ini.Citra.I like that concept.Emang itu yg udah aku incer dari dulu.Termasuk untuk hal2 yg abstrak.Aku yakin pasti ada cara untuk membuatnya lebih mudah.
Summary
Posted by origeld at 03:30 AM on July 23, 2004.
Step ke 3...!!
Aku harus berlatih bikin summary.
1)Aku harus bisa memilah mana yang penting mana yg enggak.Kalo perlu:sangat penting-->penting-->kurang penting-->gak penting-->sangat gak penting.
2)Berlatih dalam hal kecepatan menuliskannya.
3)Kalo perlu dengan gambar.Sebab gambar bisa menjelaskan banyak maksud.
4)Evaluasi jangan lupa,setiap selesai berlatih.
Ketentuan:
Berlaku secara eksplisit dan implisit.Di kertas maupun di otakku.
berpikir positif yang alamiah
Posted by origeld at 05:15 AM on July 20, 2004.
Setelah hari-hari kulalui dengan mencoba berpikir positif,tentunya dengan menjalankannya secara alami.Perbedaan besar benar2 kurasakan.Seperti..entahlah..rasanya seperti baru melihat dunia ini pertama kali.
Ternyata dibalik semuanya,aku menemukan banyak sekali fakta2 tersembunyi yang semestinya aku lihat sejak dulu.Salah satunya tentu,bahwa kesalahanku adalah dulu aku berpikir positif tidak dengan jalan yg alamiah.Aku memaksakannya.Memandangnya sebagai suatu kewajiban yg harus aku gugurkan.Tapi tidak memandangnya sebagai bagian dari diriku sendiri.Hingga yg aku dapat terasa sia2.
Itu baru satu fakta.Fakta penting lainnya adalah aku selama ini tidak pernah berusaha memahami orangtuaku sendiri.
Sekarang aku sadar dengan sesadar-sadarnya bahwa orangtuaku menyayangiku dengan amat tulus.Dimata mereka,aku tak dapat ditukar dengan apapun.Sebegitu tulusnya,hingga mereka tidak pernah memikirkan diri mereka sendiri.Segala perhatian mereka tercurahkan untukku.
Kini,aku bisa mengerti mengapa Bapakku marah dan Ibuku menangis jika aku melakukan kesalahan.
Kini,aku bisa mengerti mengapa Bapakku begitu detail menasehatiku dan mengapa Ibuku begitu ketat mengawasiku.
Aku bisa mengerti mengapa mereka begitu kecewa jika aku salah.
Aku bisa mengerti mengapa mereka begitu sedih ketika aku putus asa.
Dan kakakku,aku bisa mengerti bahwa apa yg diceritakannya selama ini tentang Bapak-Ibuku adalah benar.
Betapa selama ini aku telah melewatkan banyak hal.
Aku juga mengerti bahwa ikatan batin itu harus berawal dari nuraniku,harus kuciptakan dari lubuk hatiku yg paling dalam.Untuk kemudian aku bisa melihat,bahwa ternyata banyak orang-orang yg menyayangiku.
Aku kini mengerti bahwa setiap sapa dan senyum yg kutangkap dari wajah teman-temanku adalah kasih mereka bagi diriku.Betapa selama ini mereka tidak mengacuhkanku.
Syntia yg selalu menyapa,"hai Bolly..".Bimo yg setiap pagi berkata"apa kabar Bolly,",Salam dari Susi,Puspita,Dikey,Prita dan wajah cerah mereka,tatapan Ijul,sapaan Arnold,senyum si Asri,lelucon si Nasri,sapaan dan tingkah lucu si Jaka,nasehat Aristo,Ramot,Mbak Lily,Mbak Shinta,Mbak Ning,Mbak Ifat,Mbak Ririn,Mbak Ruri,Mbak Chepy,Mbak Qonita,Mbak Dewi,Mbak Radit,Puspita,Cecep,Haswar,Adji,semuuuuaaanya untukku.Karena aku teman mereka.
Sekarang,seakan baru pertama kalinya aku bernafas.
Selanjutnya,aku percaya,bahwa aku sendiripun pasti punya kelebihan untuk membuat orang lain bahagia,untuk tetap mencurahkan kasih kepada semuanya.
Dalam pribadiku,aku bisa melihatnya,bahwa aku bisa,karena memang itulah aku.
Sekarang,aku bisa terus menjadi diriku sendiri tanpa khawatir akan apapun.Dunia ini indah,lebih indah daripada yg kukira sebelumnya.
Perjuanganku memang belum selesai.Tapi aku yakin,sangat yakin bahwa segalanya akan lebih mudah.Aku akan bisa melalui semuanya,rintangan2 itu,sakit hati itu,ujian2 itu dengan dada yg lebih lapang.Jauh lebih lapang.
Allah,bantu hambamu ini ya Allah..
Jadikan kehidupan hamba,senantiasa dalam keridhaanmu.
Amin..